Analisa mikrobiologi

  • About
  • Contact
  • Privacy And Policy
  • Home
  • Business
  • Featured
  • Health
  • Uncategorized

Uji Staphylococus Aereus

 19.32     No comments   

Prinsip
Pertumbuhan bakteri Staphylococus aereus pada perbenihan khusus setelah di Inkubasikan selama 24 jam.
Untuk contoh yang diperkirakan mengandung lebih dari 10 Staphylococus aereus per/gram.



Peralatan
  1. Spreader dari gelas
  2. Tabung reaksi
  3. Cawan petri 
  4. Pipet ukur
  5. Inkubator
  6. Penangas air
  7. Laminar flow cabiner
Pereaksi
  • Baird parkir agar
  • Braint Heart infusion Broth 
  • Plasma 
Cara kerja 
  • Preparasi dan homogenisasi sample terlebih dahulu
  • Pipet sample suspensi dari setiap pengenceran ke atas permukaan Baird parker agar dan sebarkan secara merata dengan menggunakan spreader. Keringkan permukaan agar sebelum inkubasi.
  • Inkubasikan pada suhu 36C selama 2/3 hari
  • Pilih cawan petri yang mengandung koloni 20-200 dan hitung tersangka koloni Staphylococus aereus yaitu koloni yang berwarna hitam 
  • Selanjutnya pemeriksaan dengan uji koagulase 


Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

VIBRIO CHOLERAE

 09.29     No comments   

  • Vibrio cholerae
Pertumbuhan Vibrio cholerae dalam perbenihan TCBS,

  • Peralatan
  1. Alat homogenisasi (blender atau stomacher)
  2. Inkubator 36 1*C dan 22 1*C
  3. Penangas air 45*C
  4. Sengkelit (ose)
  5. Cawan petri (100x15mm)
  6. Gelas sediaan tetes gantung
  7. Mikroskop 
  8. Lemari pendingin 
  9. Pipet ukur 
  10. Tabung reaksi
  11. Cakram polymyxin
  • Perlengkapan lain 
  1. Washed sheep red bloods cells 
  2. Washed chicken red bloods cells 
  3. Phage 4 
  4. Sera anti Ogawa da inaba untuk Vibrio cholerae 
  5. Antisera polyvalent O untuk Vibrio cholerae 
  • Perbenihan 
  1. Thiosulfate  citrate bile salt agar (TCBSA)
  2. Aronson's agar 
  3. Taurocholate trypticase telururite agar (TTTGA)
  4. Gelatine agar 
  5. TSI agar 
  6. Motility Indole (MI) agar
  7. Nutrient agar 
  1. Peptone Sugar proth (1%gula),masing-masing tabung berisi glukosa sakarosa,arabinosa,mannosa,mannitol dan inositol.
  2. Decarboxilase test media terdiri dari L-lysin 1% L-arginin,L-ornithin dalam basah medium.
  3. Hugh-leifson medium
  4. Tetramethyl paraphenylene diamine dihydrochloride
  5. Heart infusion Broth 
  6. Buffered glucose Broth 
  • Larutan pengencer 
Alkaline peptone water atau peptone dilution fluid 3% NaCl



  • Pereaksi 
  1. Vibriostatic 
  2. Mineral oil
  3. Salinesolution 
  4. Pereaksi voges-proskauer
  5. Formalinized mercuric iodide saline solution 


Cara kerja 

   
      Isolasi Vibrio cholerae
a. Lakukan homogenisasi contoh dengan cara seperti A.6. Dengan cara menggunakan larutan pengencer alkaline peptone water. Inkubasikan pada suhu 36*C selama 6 jam. Pindahkan 1 Sengkelit suspensi,inokulasikan ke TCBS agar dan perbenihan yang tidak selektif seperti nutrient agar,aronson's,dan TTTGA. Inkubasikan pada suhu 36*C selama 18-24 jam.
b. Inokulasikan 1 Sengkelit dari biakan alkaline peptone water yang berumur 6 jam ke dalam tabung yang berisi 10 ml alkaline peptone water yang masih baru.inkubasikan tabung selama 6 jam. Pindahkan 1 Sengkelit suspensi diatas TCBS agar,nutrient agar,aronson's agar / TTTGA,Inkubasikan pada suhu 36+1*C.
c. Lakukan uji Motility pada kaca alas tetes gantung dengan menggunakan biakan alkaline peptone water yang berumur 6 jam. Selanjutnya Inkubasikan biakan alkaline peptone water pada suhu yang ditetapkan selama 18-24 jam. Inokulasikan ke tiap dua perbenihan lempeng (TCBS agar,nutrient agar). Aronson's agar atau TTTGA). Inkubasikan pada suhu yang telah ditetapkan yaitu selama 18-24 jam.
d. Inokulasikan 3 atau lebih koloni tersangka ke atas nutrient agar miring ( Slant agar).

Keterangan :


* Koloni tersangka Vibrio cholerae pada TCBS agar ditandai ditandai dengan koloni besar (2-3mm) ,halus,berwarna kuning,sedikit datar dengan bagian tengah keruh dan sekelilingnya translusen ( bening).

* Di atas gelatine agar,koloni transparant dan "zone berawan sekelilingnya" lebih jelas setelah beberapa menit dalam lemari pendingin.
* Di atas aronson's agar,koloni 2-3mm,halus,translusen dan agak cembung,dengan bagian tengah berwarna merah muda atau merah dan sekelilingnya tidak berwarna.
* Pada nutrient agar,koloni besar translusen warna ke abu-abuan.



Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Pengujian salmonella

 14.05     No comments   

Pertumbuhan salmonella pada perbenihan selektif yang dilanjutkan dengan uji biokimia dan uji serologi.

Peralatan :


  • Botol pengencer 
  • Tabung reaksi
  • Gelas ukur
  • Pipet ukur
  • Cawan petri
  • Inkubator
  • Pengering kabinet
  • Penangas air
  • Pengaduk gelas
  • Sengkelit
  • Alat sterilisasi filter
Perbenihan dan Pereaksi :
  • Bismuth sulfhate agar (BSA)
  • Brilliant green agar (BGA)
  • Buffered peptone water (BPW)
  • Pereaksi galaktosidase
  • Pereaksi Indole dan perbenihan Indole 
  • Lysine decarboxylation medium (LDC)
  • Nutrient agar
  • Saline solution 
  • Selentingan cystine broth
  • Semi-solide nutrient agar
  • Tetrathionate brilian green Broth
  • Tripel Sugar ironi agar (TSI agar)
  • Urea agar / urea Broth 
  • Mr-VP medium
  • Salmonella polyvalent 
  • Salmonella polyvalent H (antisera spicer edwards)
  • XLD (xml ose lysine desoxxycholate agar)
  • SSA (salmonella shigella agar)
  • HE agar (hektoen Enteric agar)
Cara kerja ;
  1.  Penyiapan dan homogenisasi contoh,lakukan homogenisasi sample.
  2. Pra-Pengkayaan (pre-enrichmen) : pindahkan contoh yang telah di homogenisasi secara aseptik kedalam botol 500ml steril. Inkubasikan selama 16 jam.
  3. Pengkayaan (enrichmen) ; pipet 10 ml biakan pra-Pengkayaan ke dalam selentine cystine Broth ,Inkubasikan selama 24 jam. Pipet 10 ml biakan pra-Pengkayaan ke dalam 100 ml tetrathionate brilliant green Broth,Inkubasikan selama 12 jam.
  4. Penanaman pada perbenihan pilihan /selektif : Pindahkan biakan Pengkayaan dengan cara menggoreskan masing-masing biakan dengan Sengkelit ke dalam petri yang berisi BGA dan BSA atau perbenihan selektif lainnya. Inkubasikan selama 24 jam. Amati tersangka koloni salmonella pada media:
  5. "Confirmation" atau penegasan ; Pilih 2-5 koloni tersangka dan goreskan pada permukaan nutrient agar dalam petri yang sudah disiapkan terlebih dahulu dan Inkubasikan pada selama 12 jam. Dari koloni yang di isolasi pada nutrient agar pindahkan ke dalam media.

Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Penanganan sample dalam kemasan

 14.03     No comments   


  1. Penanganan wadah/kemasan 
Disiapkan alat-alat untuk penyiapan contoh yang sudah di sterilkan,setelah lebih dahulu dibersihkan dengan alkohol.cara terakhir dilakukan sesaat sebelum pengujian berlangsung.

    2. Wadah kertas atau plastik

Pada bagian yang akan dibuka dibersihkan dengan alkohol kemudian dibuka secara aseptik.

   3. Wadah botol

Sumbat atau tutup botol dibersihkan dengan alkohol lalu dipanaskan di api sebentar.

   4. Wadah kaleng

Permukaan kaleng dicuci bersih dan terakhir dibersihkan dengan alkohol,bagian ini dilewatkan di api kemudian dibuka secara aseptik.
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Uji Cemaran mikroba

 14.00     No comments   

Dasar persiapan
Membebaskan sel-sel bakteri yang mungkin terlindung oleh partikel makanan dan untuk menggiatkan kembali sel-sel bakteri yang mungkin viabilitasnya berkurang karena kondisi yang kurang menguntungkan di dalam makanan.
  • Peralatan 
  1. Mesin cincang yang sesuai 
  2. Alat homogenisasi 
  3. Timbangan / neraca analitik 
  4. Pisau,garpu,sendok,gunting,spatula,dsb
  5. Pipet ukur 
  6. Tabung reaksi
  7. Gelas piala,erlenmeyer.
  • Larutan pengencer 
- Buffered Distilled Water (BDW), 
- BUffered Peptone Water (BPW),
- Phosphate Buffered Distilled Water (PBDW), dan 
- Pheptone Water (PW)
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg
Beranda

Popular Posts

  • Pengujian salmonella
    Pertumbuhan salmonella pada perbenihan selektif yang dilanjutkan dengan uji biokimia dan uji serologi. Peralatan : Botol pengencer  T...
  • VIBRIO CHOLERAE
    Vibrio cholerae Pertumbuhan Vibrio cholerae  dalam perbenihan  TCBS, Peralatan Alat homogenisasi (blender atau stomacher) Inkuba...
  • Uji Cemaran mikroba
    Dasar persiapan Membebaskan sel-sel bakteri yang mungkin terlindung oleh partikel makanan dan untuk menggiatkan kembali sel-sel bakteri yan...
  • Penanganan sample dalam kemasan
    Penanganan wadah/kemasan  Disiapkan alat-alat untuk penyiapan contoh yang sudah di sterilkan,setelah lebih dahulu dibersihkan dengan alk...
  • Uji Staphylococus Aereus
    Prinsip Pertumbuhan bakteri Staphylococus aereus pada perbenihan khusus setelah di Inkubasikan selama 24 jam. Untuk contoh yang diperkirak...

Unordered List

Diberdayakan oleh Blogger.

Sample Text

Copyright © Analisa mikrobiologi | Powered by Blogger
Design by Haikal | Blogger Theme by NewBloggerThemes | Distributed By Blogger Templates